Monday , 26 June 2017
Home » Berita » Kunjungan Sekretariat EITI Internasional
Kunjungan Sekretariat EITI Internasional

Kunjungan Sekretariat EITI Internasional

Direktur Regional Asia Pasifik, Mary Gay Ordenes dan Direktur Kebijakan EITI Internasional, Dyveke Rogan berkunjung ke Jakarta pada 18 – 21 April 2017. Kedatangan wakil dari Sekretariat EITI Internasional tersebut untuk melakukan koordinasi terkait pelaksanaan beberapa agenda EITI di Indonesia  terutama pelaksanaan roadmap Beneficial Ownership (BO) dan pelaksanaan pilot Commodity Trading.

Sekretariat EITI Internasional memandang roadmap BO Indonesia yang telah dipublikasikan pada akhir 2016 sangatlah baik. Gay dan Dyveke menyampaikan bahwa roadmap BO Indonesia merupakan salah satu yang terbaik diantara 51 negara anggota EITI, karena pelaksanaan BO di Indonesia merupakan agenda nasional yang telah melibatkan banyak instansi dan lembaga. Hal tersebut membuat EITI Internasional tertarik untuk mengadakan workshop BO berskala global yang direncanakan akan dilaksanakan di Indonesia pada Oktober 2017 mendatang. Kegiatan tersebut direncanakan akan mengundang 51 negara anggota EITI, untuk berbagi pengalaman dengan Indonesia dalam pelaksanaan BO.

Untuk melaksanakan agenda tersebut, Gay dan Dyveke berkunjung ke sejumlah instansi yang terlibat dalam pelaksanaan BO di Indonesia yaitu Bappenas, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kantor Staf Presiden (KSP), dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Instansi-instansi tersebut mendukung rencana pelaksanaan workshop global dan akan membantu berbagi pengalaman sesuai peran mereka dalam pelaksanaan BO di Indonesia. Putri Rahayu dari Direktorat Pembinaan Jaringan dan Kerja Sama Antar Komisi dan Instansi (PJKAKI), KPK menyampaikan kajian yang saat ini dilakukan KPK diperkirakan akan selesai pada bulan September 2017, sehingga diharapkan dapat dipresentasikan saat pelaksanaan workshop berlangsung. Putri juga menambahkan akan berkoordinasi di internal KPK agar komisioner dapat hadir dalam kegiatan tersebut. Hal senada juga disampaikan Ketua Kelompok Kerjasama Internasional PPATK, Syahrir Ramadhan yang akan mendukung kegiatan tersebut. Saat ini PPATK sedang menyusun Peraturan Presiden (Perpres) sebagai dasar pelaksanaan BO di Indonesia. Perpres tersebut diharapkan dapat diselesaikan di tahun 2017 ini.

Selain berkunjung ke beberapa instansi, Gay dan Dyveke juga hadir dalam Rapat Tim Pelaksana EITI yang dilaksanakan pada tanggal 20 April 2017. Dalam rapat tersebut, wakil dari Sekretariat EITI Internasional menyampaikan materi tentang Commodity Trading, yang dapat digunakan sebagai panduan pelaksanaan pilot Commodity Trading di Indonesia dan tujuh negara lainnya yang menjadi negara pilot. Pilot tersebut memiliki cakupan hanya di sektor migas dan hanya informasi tentang ekspor atau belum mencakup informasi impor migas. Laporan pilot Commodity Trading diharapkan selesai pada tahun 2017 ini.