Thursday , 23 November 2017
Home » Berita » Indonesia Kembali Raih Status Negara Patuh Transparansi Industri Ekstraktif

Indonesia Kembali Raih Status Negara Patuh Transparansi Industri Ekstraktif

Dewan Internasional Extractive Industries Transparency Initiative (EITI) yang berkedudukan di Oslo, Norwegia menetapkan Indonesia kembali meraih status EITI Compliant Country atau negara patuh transparansi. Status compliant dicapai setelah Indonesia berhasil menerbitkan Laporan EITI 2012-2013 pada bulan November 2015. Terbitnya laporan tersebut sekaligus menyudahi suspensi Indonesia di keanggotaan EITI Internasional yang disandang sejak awal tahun 2015 karena gagal menerbitkan Laporan EITI 2012 hingga batas waktu akhir tahun 2014.

Status compliant menunjukkan bahwa Indonesia dinilai telah memberikan informasi yang transparan dalam penerimaan negara baik pajak dan non pajak dari industri tambang dan migas, yang direkonsiliasikan dengan pembayaran dari para pelaku industri tersebut. Indonesia juga dinilai transparan dalam menunjukkan gambaran tata kelola industri ekstraktif dalam Laporan EITI 2012-2013.

Dalam surat yang ditujukan kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, Ketua Dewan EITI Internasional, Clare Short memberikan ucapan selamat atas terbitnya Laporan EITI 2012-2013 yang membawa Indonesia kembali meraih status compliant. Short mengharapkan publikasi laporan tersebut akan dapat meningkatkan peran EITI dalam perbaikan tata kelola industri ekstraktif di Indonesia, seperti perbaikan perijinan sektor tambang dan migas di tingkat nasional dan provinsi. Short juga berharap pelaksanaan EITI dapat lebih luas menjaring stakeholder yang terlibat, seperti para eksportir dan importir minyak dan gas di Indonesia.