Monday , 23 October 2017
Home » Sosialisasi dan Acara » FGD Persiapan Penilaian Pelaksanaan EITI Indonesia
  • Presentasi dari Bpk. Dedi Noor Cahyanto (UKP4)

  • Presentasi dari Bpk. Dedi Noor Cahyanto (UKP4)

  • Presentasi dari Bpk. Taukhid (Ditjen Perbendaharaan)

  • Suasana Diskusi Peserta FGD

  • Foto Bersama Peserta FGD

FGD Persiapan Penilaian Pelaksanaan EITI Indonesia

Sebagaimana telah diketahui bersama, berkenaan dengan laporan ke-2, EITI Indonesia telah menerbitkan laporan Laporan Kedua (tahun kalender 2010 dan 2011) dan telah disetujui oleh Tim Pelaksana pada bulan April (untuk migas) dan Juni (untuk pertambangan minerba) 2014. Dalam laporan ini, upaya perbaikan sudah dilakukan sesuai saran Dewan EITI Internasional.

Dewan EITI Internasional menyatakan dalam surat keputusannya bahwa terdapat beberapa tindakan Perbaikan yang perlu dilaksanakan oleh Indonesia terkait dengan EITI ini.

  1. Perbaikan atas rencana kerja pelaporan dari tahun 2010 hingga 2013 dan rencana diseminasi;
  2. Perbaikan atas materialitas termasuk prosedur untuk mendefinisikan perusahaan yang material dan materialitas di tingkat daerah terkait yang dibayar langsung kepada pemda;
  3. Memastikan bahwa semua perusahaan yang material serta instansi Pemerintah menyampaikan laporan;
  4. Memastikan bahwa semua entitas pelapor industri memberikan laporan secara komprehensif;
  5. Memastikan bahwa instansi Pemerintah memberikan laporan secara komprehensif.

Di samping kelima hal tersebut, Dewan EITI Internasional juga meminta Indonesia untuk memperbaiki data assurance untuk meningkatkan kepercayaan terhadap data yang disajikan dalam laporan.

Tujuan FGD atau Diskusi Kelompok Terfokus ini adalah:

  1. Membahas dan menghasilkan rekomendasi perbaikan atas rencana kerja Tim Pelaksana untuk pelaksanaan EITI di Indonesia selama untuk masa 2014-2015;
  2. Membahas kecukupan materialitas di tingkat nasional dan tingkat daerah yang masuk dalam lingkup laporan, perusahaan yang harus melapor, dan instansi pemerintah yang harus melapor;
  3. Membahas dan menghasilkan rekomendasi untuk assurance data dari perusahaan dan instansi Pemerintah.